Panen Raya Desa Sukoreno

Sukoreno (8/11/17) – Desa Sukoreno melaksanakan panen raya tanaman jagung. Panen raya unutk tahun ini kurang memuaskan karena curah hujan yang tinggi menyebabkan produksi jagung petani menurun. Acara panen raya merupakan agenda rutin setiap musim penen tiba. Pada panen raya kali ini dilaksanakan oleh kelompok tani KEMENDUNG yang berada di Pedukuhan Kalimenur Desa Sukoreno.

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Panen raya kali ini di hadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kulon Progo Bapak Ir. Bambang Tri Budi Harsono, Kepala UPTD Pertanian Kabupaten Kulon Progo,Danramil Sentolo,Bapak Camat Sentolo,Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Sentolo, Kepala Desa Sukoreno, Kasi Pembangunan dan Lembaga Desa Sukoreno, Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani ) Desa Sukoreno,Ketua kelompok tani se-Desa Sukoreno dan beberapa Ketua kelompok tani dari sekitar wilayah Desa Sukoreno.

Dinas pertanian Kabupaten Kulon Progo pada kesempatan ini memberikan kesempatan kepada Ketua Kelompok Tani Kemendung untuk mencoba alat pemanen padi otomatis dan juga memberikan bantuan berupa alat pipil (perontok) jagung power traser. Menurut Kadinas Pertanian dan Pangan Ir Bambang Tri Budi Harsono, inovasi ini sebagai alternatif dalam rangka mengatasi kekurangan tenaga kerja dalam sektor pertanian, khususnya untuk panen. “Alat tersebut bisa efisien dan efektivitas  terhadap pola panen yang ada pada kita. Prinsip ke depan di bidang pertanian mau tidak mau harus menuju mekanisasi dengan adanya tenaga kerja yang makin berkurang,” kata Bambang Tri Budi Harsono dalam sambutannya.

Sesuai data yang ada di Gapoktan Desa Sukoreno bahwa hasil rata-rata jagung 6 ton/Ha setiap kali panen datang. Harga jagung dipasaran saat ini sekitar 3.700/kg, namun harga ini biasanya akan turun dengan cepat saat petani telah memanen jagungnya. Sedangkan untuk komoditas padi, Ketua Gapoktan mengatakan bahwa di Desa Sukoreno ini petani bisa 2 kali menanam padi dalam satu tahun. Siklus pertanian yang dilakukian petani di Desa Sukoreno daalm satu tahun adalah musim tanam I (padi), musim tanam II (padi) dan musim tanam III (palawija/jagung).

Keterangan : penggunaan mesin panen jagung otomatis

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan